Jumat, 03 Juni 2016

Mata Kuliah Favorite

Selama masa perkuliahan saya merasa senang tetapi ketika memasuki semester 1 (Mahasiswa Baru) saya merasa kaget dengan perkuliahannya.  Mengapa ? Karena saya sempat berasa berfikir salah masuk jurusan,

Seiring waktu berjalan akhirnya saya mulai memahami mata kuliah yang diberikan kepada dosen. Nah dimulai dari semester 1 sampai semester 6 ini mata kuliah favorite saya adalah GKPC (Grafik Komputer Pengolahan Citra) karena melihat SAP (Satuan Acara Perkuliahan) yang diberikan oleh dosen sangat saya sukai untuk mempelajarinya, tidak membosankan ketika melihat ebooks yang saya lihat di internet maupun yang diberikan langsung dari dosen tersebut.

Persiapan Menghadapi UTS

Pada saat-saat menjelang Ujian Tengah Semester (UTS) yang harus dipersiapkan ialah belajar, tidak hanya belajar saja yang dipersiapkan. Akan tetapi harus berdoa dan berusaha supaya mendapat nilai maksimal atau nilai yang diinginkan.

Belajar dengan sebaik mungkin, membaca materi yang akan dipelajari dan menghafal materi-materi atau bab-bab yang diberikan oleh dosen atau guru. Selain itu persiapan menghadapi UTS juga membutuhkan kondisi belajar yang nyaman agar lebih cepat masuk ke otak, jika sedang belajar dengan keadaan yang tidak nyaman akan tidak memaksimalkan pembelajaran yang kita pahami.

Ketika kita tidak memahami materi yang kita pelajari maka perlu mendiskusikannya kepada teman-teman, dosen dan guru. Mempelajari soal-soal, kuis, latihan yang diberikan kepada guru dan dosen juga perlu dipelajari.




Walaupun kita sudah belajar semaksimal mungkin akan nihil jika tidak dibarengkan dengan usaha. Dan jangan lupa ketika kita hendak menghadapi UTS lebih baik lagi diawali dengan berdoa agar dimudahkan mengerjakan soal-soal tersebut.

AR (Augmented Reality)

Realitas tertambah, atau kadang dikenal dengan singkatan bahasa Inggrisnya AR (augmented reality), adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata. Tidak seperti realitas maya yang sepenuhnya menggantikan kenyataan, realitas tertambah sekadar menambahkan atau melengkapi kenyataan.

Benda-benda maya menampilkan informasi yang tidak dapat diterima oleh pengguna dengan inderanya sendiri. Hal ini membuat realitas tertambah sesuai sebagai alat untuk membantu persepsi dan interaksi penggunanya dengan dunia nyata. Informasi yang ditampilkan oleh benda maya membantu pengguna melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam dunia nyata.

Augmented Reality dapat diaplikasikan untuk semua indera, termasuk pendengaran, sentuhan, dan penciuman. Selain digunakan dalam bidang-bidang seperti kesehatan, militer, industri manufaktur, Augmented Reality juga telah diaplikasikan dalam perangkat-perangkat yang digunakan orang banyak, seperti pada telepon genggam.


Ronald T. Azuma (1997) mendefinisikan augmented reality sebagai penggabungan benda-benda nyata dan maya di lingkungan nyata, berjalan secara interaktif dalam waktu nyata, dan terdapat integrasi antarbenda dalam tiga dimensi, yaitu benda maya terintegrasi dalam dunia nyata. Penggabungan benda nyata dan maya dimungkinkan dengan teknologi tampilan yang sesuai, interaktivitas dimungkinkan melalui perangkat-perangkat input tertentu, dan integrasi yang baik memerlukan penjejakan yang efektif.

Permainan "AR Tower Defense" dalam telepon genggam Nokia N95 merupakan aplikasi augmented reality



Teknologi Augmented Reality sangat cepat sekali berkembang, di Indonesia sendiri telah banyak aplikasi-aplikasi yang menggunakan teknologi AR. AR merupakan terobosan  dibidang teknologi yang sangat canggih. Karena dengan teknologi ini kita dapat membuat segala hal yang abstrack atau virtual bisa kelihatan nyata atau real.

Teknologi AR sendiri telah dikembangkan dalam berbagai hal, dalam pemanfaatanya teknologi  ini dapat digunakan dalam hal:

1. Augmented Reality Interactive Games
2. Augmented Reality Presentation
3. Augmented Reality Event
4. Augmented Reality High Tech Environment
5. Augmented Reality Website
6. Augmented Reality Promotion


Referensi.


Fira OS

Gempuran smartphone merek luar seperti Samsung, LG, Sony, dan lainnya di Indonesia tidak menyurutkan niat PT. Fira Makmur Indonesia untuk mengembangkan sebuah ROM buatan lokal. Menurut Dian Kurniadi, selaku komiasaris dan Co-Founder dari PT. Fira Makmur Indonesia, Fira OS adalah jawaban Indonesia terhadap ROM dari luar negeri

Pada peluncuran perangkat Android terbaru Polytron, Zap 6, ada yang menarik untuk diketahui. 5 ponsel baru mereka punya OS berbasis Android yang keren, bernama Fira OS. Perangkat ini punya potensi besar untuk dicintai pengguna lokal. Fira OS ditanamkan di lini Zap 6 yang baru luncur hari ini. Polytorn Power, Polytron Note, Polytron Cleo, Polytron Posh, dan Polytron Posh Note. Roberto Hartono, Direktur Fira OS menerangkan bahwa experience sistem operasi mobile ini sedikit berebeda. Mulai dari UI atau antar muka hingga fitur di dalamnya yang dipersiapkan cukup matang.

Fira OS merupakan sebuah ROM Android yang dikembangkan di atas Android versi 5.1 atau yang dikenal dengan sebutan Lollipop. Spesifikasi hardware minimum yang diperlukan Fira OS adalah prosesor dengan kecepatan 1,2 GHz dan RAM 1GB. Sayangnya saat ini Fira OS belum bisa dinikmati secara publik.


Dari segi desain antar muka, Fira OS tampak seperti Android. Namun Fira OS memiliki perbedaan yang cukup menarik. Di bagian widget, Fira OS menampilkan nomor handphone yang terpasang di ponsel dan jumlah pulsanya sekaligus.

Berikut ialah tampilan-tampilan dari perangkat Android terbaru Polytron, Zap 6.


Bisa mengakses sistem pembayaran pulsa, voucher game online, sampai siaran TV.





“Saat ini Fira OS belum bisa digunakan secara umum, karena kami ingin setiap pengguna Fira OS nantinya mendapatkan pengalaman yang baik,” jelas Roberto Setiabudi Hartono, selaku CEO PT. Fira Makmur Indonesia.



Referensi.




Senin, 02 Mei 2016

Reklamasi Teluk Jakarta

Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas mengenai proyek reklamasi 17 pulau di Teluk Jakarta yang saat ini dihentikan sementara. Dalam rapat tersebut Jokowi meminta agar proyek sepenuhnya berada dibawah kontrol pemerintah.

"Presiden menekankan bahwa proyek ini tidak boleh dikendalikan swasta tapi sepenuhnya dalam kontrol pemerintah. Pemerintah dalam hal ini pusat dan pemerintah daerah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok juga setuju dengan hal tersebut. Namun, ia menambahkan peran swasta tetap dihargai karena posisinya strategis. "Swasta tetap dihargai karena kan presiden juga tidak ingin kepercayaan investor hilang," kata Ahok.

"Jadi Presiden tanya kenapa begitu kacau? Karena selama ini swasta yang banyak men-drive. Harusya kita, pemerintah, yang buat kerangka yang jelas kamu mainnya di sini nih," tambah Ahok.

            Ahok juga mengatakan reklamasi Teluk Jakarta akan dilanjutkan. Hal ini disampaikan usai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi dan sejumlah menteri Kabinet Kerja, di Kantor Presiden. "Reklamasi semuanya lanjut," tutur mantan Bupati Belitung Timur itu.

            Meski demikian, Ahok menjelaskan saat ini masih tetap diberlakukan moratorium sementara untuk menyamakan pemahaman hukum yang sebelumnya bertabrakan. Jookwi juga disebut Ahok akan mengeluarkan revisi Keppres untuk menghindari pertikaian di masa mendatang.

"‎Moratorium 6 bulan ini untuk beresin mana yang pemahaman-pemahaman yang bertabrakan ini. Ini keliatan tadi saran dari rapat keppres juga akan direvisi menyesuaikan dengan UU yang baru keluar," tegas mantan Bupati Belitung Timur itu.

Sumber Referensi. 

Penghapusan 3 in 1

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan menghapus aturan 3 in 1 di jalan-jalan protokol ibu kota selama jam sibuk. Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans)  DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, uji coba penghapusan aturan 3 in 1 akan dilaksanakan Selasa, 5 April 2016. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menggelar uji coba penghapusan aturan 3-in-1 (three-in-one) untuk mobil pribadi di jalur protokol, Selasa (5/4/2016). Uji coba direncanakan berlangsung dua tahap: 5 - 8 April, dan 11 - 13 April.

Ada lima ruas jalan yang menjalani uji coba ini: Jalan Sisingamangaraja, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, dan sebagian Jalan Jenderal Gatot Subroto. Sebelumnya, di kelima jalan itu berlaku kebijakan 3-in-1 selama hari kerja (pukul 07.00 - 10.00 WIB dan 16.30-19.00 WIB).
Andri menuturkan, Dishubtrans DKI telah bertemu dengan Dirlantas Polda Metro Jaya pada Selasa 29 Maret kemarin untuk berkoordinasi terkait kebijakan penghapusan pengendalian kawasan lalu lintas 3 in 1. Hasil pertemuan tersebut disepakati Pemprov dan Polda akan melakukan uji coba pada Selasa pekan depan. Selain itu, hasil pertemuan juga menyepakati langkah selanjutnya yang akan diambil, di antaranya berupa sosialisasi forum giat lalu lintas (FGD) pada Kamis 31 Maret 2016 pukul 08.30 WIB.

"FGD tersebut sekaligus untuk merumuskan langkah terbaik dalam rangka penghapusan dan sekaligus menampung aspirasi masyarakat," ucap Andri.

Dia mengatakan, sosialisasi juga akan dilakukan melalui media elektronik, media sosial, dan aplikasi smart city. "Selain media, kami juga sosialisasi spanduk dan leaflet," ucap Andri.

Sebelum penerapan uji coba, pada 1 April 2016, Dishubtrans akan melakukan rapat konsolidasi. "Nanti ada rapat konsolidasi dengan jajaran samping pada Jumat 1 April 2016," Andri menandaskan.

Aturan 3 in 1 diberlakukan pada hari kerja, Senin-Jumat setiap pukul 07.00-10.00 WIB dan pukul 16.30-19.00 WIB. Setiap mobil yang melewati sejumlah jalur protokol di Jakarta harus berpenumpang 3 orang atau lebih.

Sumber Referensi.

Drone

Pengertian

Drone adalah pesawat pengintai tak berawak yang dijalankan dengan pusat kendali di suatu tempat dengan menggunakan komputer atau juga remote control. Selain dapat dikendalikan, drone juga dapat disetting untuk dapat terbang secara otomatis.

Drone terdapat dua jenis, walaupun polanya sama. Drone versi pertama adalah combat drone atau drone untuk keperluan pengintaian, peperangan dan penyerangan. Dan drone versi kedua yaitu drone yang dibuat dengan fungsi untuk sarana pengangkatan sesuatu benda atau barang atau juga terkadang digunakan untuk melakukan tugas yang dianggap kotor dan terlalu berbahaya bagi manusia, contohnya di tempat yang memiliki tingkat radiasi tinggi.

Drone versi yang pertama dikarenakan memiliki fungsi sebagai alat pengintai sekaligus penyerang, maka pesawat terbang tanpa awak ini dilengkapi dengan senjata. Dan tentunya karena tidak memiliki awak, maka drone dilengkapi dengan kamera infrared, Global Positioning Systems (GPS) dan sistem komputer yang terkoneksi dengan pusat kendalinya.

Berikut ini adalah istilah – istilah yang ada pada drone, yaitu :

1. TriCopter : Sebuah drone yang mempunyai 3 Motor, dan 3 Baling – Baling.
2. Quadcopter : Sebuah Drone yang mempunyai 4 Motor dan 4 Baling – Baling.
3. Hexacopter : Sebuah Drone yang mempunyai 6 Motor dan 6 Baling – Baling.
4. Octocopter : Sebuah Drone yang mempunyai 8 Motor dan 8 Baling – Baling.
5. RTF : Ready to Fly atau, pesawat sudah lengkap siap terbang, tanpa ada konfigurasi khusus.
6. Gyro Axis : Gyro Axis adalah sebuah sensor yang dapat membuat Drone menjadi stabil.
7. 4 Channel : Terbang ke atas, terbang ke bawah, terbang ke samping kiri, terbang ke samping kanan.
8. Headless : Semua sisi drone bisa jadi kepala, atau bagian depan.
9. FPV : Live stream Wi-Fi dari kamera ke media monitor, atau smartphone.
10. Kit Only : adalah Full badan pesawatnya saja tanpa elektrik.
11. Motor Brushless : adalah Dinamo Motor Elektrik tanpa Brushed, sebagai sumber pendorong/penarik pesawat.
12. Propeller :  Baling-Baling.


Tentunya cara kerja drone disesuaikan dengan fungsi dan tujuan penggunaan. Sampai saat ini, drone telah dimanfaatkan pula dalam industri bisnis dan diaplikasikan ke dalam berbagai layanan, seperti:
- Pengiriman komersil
- Pengawasan keamanan komersil
- Eksplorasi tambang, minyak dan mineral
- Bantuan kesehatan darurat
- Pembuatan film


Dalam pembuatannya, umumnya drone dirancang dalam bentuk multirotor dimana jenis paling populer yaitu quadcopters atau kendaraan dengan empat rotor (penggerak). Adapula jenis flapping wings dimana bentuk rancangannya menyerupai burung.


Sumber Referensi.