Senin, 08 Juni 2015

Konflik Dalam Organisasi

1. DEFINISI KONFLIK

Konflik berasal dari kata kerja  configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.
Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam. perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan dibawasertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajar dalam dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.
Konflik bertentangan dengan Konflik dan Integrasi berjalan sebagai sebuah siklus di masyarakat. Konflik yang terkontrol akan menghasilkan integrasi. sebaliknya, integrasi yang tidak sempurna dapat menciptakan konflik.
Pada dasarnya konflik itu dilatarbelakangi oleh adanya ketidakcocokan atau perbedaan dalam hal nilai, tujuan, status, dan budaya.
Penyebab timbulnya konflik:
    * Selisih pendapat dengan pihak lain (kontra)
    * Tidak bisa menerima pendapat/ bertentangan
    * Terjadi perbedaan dalam hal nilai, tujuan, status dan budaya
    * Sikap egois atau mau menang sendiri
    * Perbedaan prinsip
    * Adanya pihak ketiga yang mengadu domba/ salah paham

Metode untuk menangani konflik:
    * Dominasi (Penekanan)
    * Kompromi
    * Penyelesaian secara integratif


2. DEFINISI ORGANISASI

          Organisasi merupakan suatu badan atau kelompok yang dibangun dengan tujuan tertentu. Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat.


3. KONFLIK DALAM ORGANISASI

          Didalam Organisasi tidak dapat di pungkiri pasti terdapat suatu konflik, konflik ini terjadi karena setiap orang-orang yang terlibat organisasi pasti mempunyai visi, misi , dan karakter yang berbeda. Akan tetapi tidak semua konflik merugikan, asalkan konflikt ersebut ditata dengan baik maka dapat menguntungkan organisasi. Dan jadikan konflik dalam organisasi itu bagian sebuah pembelajaran dan bagian pertimbangan atas banyaknya pemikiran-pemikiran yang berbeda pada setiap anggota organisasi.

Hal-hal yang menyebabkan terjadinya konflik dalam organisasi antara lain:

    * Memiliki perbedaan pemikiran
    * Memiliki perbedaan visi dan misi
    * Perbedaan karakter pada setiap anggota


ANALISA KASUS

          Contoh konflik dalam organisasi yaitu seperti yang terjadi dalam konfliknya PSSI yang sudah lama terjadi dan sampai sekarang belum juga ada penyelsaian yang pasti. Hal ini disebabkan oleh kurang becusnya ketua PSSI tersebut dalam mengelola organisasi itu tersebut.
           Padahal organisasi yang sebesar itu yang bernaung langsung dibawah pimpinan Indonesia dan organisasi sepakbola dunia yaitu FIFA (Federation International Football Asosiation). Akan tetapi organisasi ini tidak menunjukan kinerja yang baik dimata masyarakan Indonesia sendiri bahkan dimata dunia.
           Hal utama yang menyebabkan organisasi ini gagal dan boleh dibilang kacau dikarenakan oleh pemimpin organisasi PSSI yaitu Nurdin Khalid yang telah gagal dalam memimpin dan mengelola organisasi ini. Sudah banyak kasus yang menimpa ketua umum organisasi ini, yang paling utama adalah kasus korupsi yang Ia lakukan terhadap dana-dana yang harusnya di alokasikan untuk kemajuan sepakbola di negeri kita ini , tetapi malah dimasukan dalam rekening gembung miliknya, dan itu sebagai bukti dia pernah dinyatakan sebagai terpidana atas kasus korupsi dalam PSSI . Dan akibat dari kegagalan itu FIFA melayangkan surat penurunan kepana Nurdin Khalid untuk meninggalkan kursi singgasananya sebagai ketua PSSI , akan  tetapi Nurdin Khalid malah menutupi surat yang dilayangkan FIFA itu dari publik .
          Namun pada akhirnya setelah Nurdin Khalid meniggalkan kekuasaannya , kisruh dalam PSSI tidak selesai sampai disitu saja .Perlu sekurang lebihnya 5 sampai 7 kali pemilihan ulang ketua umum PSSI. Namun pada akhirnya Johar Arifin pun menempati posisi yang telah ditinggalkan oleh Nurdin Khalid organisasi PSSI. Dan semoga Johar Arifin bisa memajukan persepakbolaan di negeri kita ini, sesuai yang di harapkan oleh masyarakat dan pecinta suporter INDONESIA.


referensi :
http://www.rayi.web.id/2008/07/konflik-dalam-organisasi.html





Senin, 27 April 2015

Investasi Bodong.

        Investasi bodong itu semacam penipuan, penipuan tentang investasi-investasi, dimana agar para investor-investor mau untuk berinvestasi. Berbagai banyak cara untuk melakukannya dimana pihak yang menawarkan kepada investor itu mau berinvestasi dan para-para pihak tersebut menjanjikan kepada investor akan mendapatkan keuntungan yang sangat dahsyat.


Contoh Kasus "Investasi Bodong".


        Kasus investasi bodong dengan kedok koperasi kian merajalela. Di Kramat Jati, Jakarta Timur, Koperasi Putera Pandawa yang beroperasi sejak tahun lalu digeruduk para nasabah yang menuntut uangnya kembali. Koperasi yang diawaki oleh pasangan suami istri itu telah menjaring sebanyak 1.300 investor. Dari hasil pemeriksaan sementara, koperasi tersebut sudah tidak memilih aset berharga lagi.
        "Tidak ada lagi aset yang dimiliki koperasi itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, kepada sejumlah wartawan, Senin (13/8). Dikatakan Rikwanto, pihaknya juga sudah memeriksa rekening milik dua tersangka yang ditahan penyidik yakni BR dan DM. Hasilnya, uang di rekening milik kedua tersangka tak bersisa.

        Berdasarkan pengakuan tersangka, uang milik nasabah yang disetorkan ke rekening tersebut sudah dihabiskan untuk membangun rumah di kawasan Jakarta Timur. "Namun, kami masih dalami apakah rumah itu terkait dengan kasus ini atau tidak. Dari hasil pemeriksaan ini, mereka (tersangka) tidak mampu mengembalikan uang nasabah," papar Rikwanto. Oleh karena itu, kepolisian masih mendalami harta kekayaan milik BR dan DM yang terkait dengan dana operasional Koperasi Putera Pandawa.

        Untuk diketahui, puluhan warga tiba-tiba mengepung kantor Koperasi Putera Pandawa di Jalan Kali Induk No 46B, Kampung Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Jumat (10/8) malam. Mereka menuntut uang tabungannya dikembalikan. Namun, hal ini tak bisa dipenuhi BR dan DM yang merupakan pengurus koperasi itu. Alhasil, warga pun marah dan sempat menyekap pasangan suami istri tersebut.

        Koperasi Putera Pandawa telah beroperasi sejak tahun 2011. Koperasi ini menawarkan keuntungan 30-50 persen dan setiap saat tabungan ini bisa diambil. Khusus untuk tabungan hari raya, nasabah bisa mengambil tabungan beserta keuntungannya sebelum Idul Fitri.  Dengan tawaran keuntungan menggiurkan itu, koperasi ini berhasil menjaring 1.300 nasabah dengan total omset mencapai Rp 600 juta.


Analisa.

Di era yang modern ini sudah banyak kejadian-kejadian yang tidak di inginkan seperti hal nya "Investasi Bodong". Ya tepat sekali, masalah ini sudah banyak yang dialami oleh masyarakat di Jakarta, bahkan ada juga yang di luar jakarta. Investasi itu bisa dikatakan penanaman modal. Berawal dari investor yang di iming-imingkan akan mendapatkan hasil berlipat-lipat dari modal sebelumnya bahkan bisa juga mendapatkan hadiah dari pihak-pihak tersebut. Agar tidak terjadi masalah seperti kasus ini, saya harap para investor sebelumnya harus meneliti terlebih dahulu, jangan mudah percaya dan para investor harus melihat latar belakang dari pihak atau koperasi yang akan anda investasikan apakah sudah memiliki izin atau tidak. Inti dari kasus ini, jangan mudah percaya kepada orang-orang yang baru kita kenal dan menjanjikan akan membuat hasil berkali lipat. Berikut saya akan membagi tips agar terhindar dari investasi bodong ini, yakni :

1. Perhatikan tingkat pengembalian atau hasil keuntungan yang dijanjikan.
2. Kenali dan pelajari produk investasi.
3. Pastikan produk investasi memiliki izin.
4. Laporkan dengan segera jika ada kecurangan atau kecurigaan penipuan investasi.


sumber kasus : http://www.merdeka.com/peristiwa/investasi-bodong-juga-merambah-jakarta-timur.html


Minggu, 05 April 2015

Pengaruh Inflasi terhadap pengangguran di Indonesia.


Inflasi
        
Inflasi itu ialah gejala yang menunjukkan kenaikan tingkat harga umum yang berlangsung terus menerus. Dari pengertian tersebut kita dapat simpulkan, maka apabila terjadi kenaikan harga hanya bersifat sementara, maka kenaikan harga yang sementara sifatnya tersebut tidak dapat dikatakan inflasi. 

Didasarkan pada faktor-faktor penyebab inflasi maka ada tiga jenis inflasi yaitu:
-  Inflasi tarikan permintaan (demand-pull inflation)
-  Inflasi desakan biaya (cost-push inflation)
-  Inflasi karena pengaruh impor (imported inflation).

Dan ada tiga komponen yang harus dipenuhi agar dapat dikatakan telah terjadi inflasi, yaitu:
1. Kenaikan harga
    Kenaikan harga dapat dikatakan jika suatu komoditas naik menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan harga periode sebelumnya.

2. Bersifat umum
    Kenaikan harga dalam suatu komoditas belum dapat dikatakan inflasi jika kenaikan tersebut tidak menyebabkan harga secara umum naik

3. Berlangsung terus menerus
    Kenaikan harga yang bersifat umum juga belum akan memunculkan inflasi, jika terjadi sesaat, karena itu perhitungan inflasi dilakukan dalam rentang waktu minimal bulanan.

Dampak Inflasi 

      Dampak dari inflasi itu sendiri selain tidak berkembangnya perekonomian suatu negara apabila inflasi yang tejadi di suatu negara terlampau tinggi, antara lain :
- Mendorong penanaman modal Spekulatif.
- Menimbulkan ketidakpastian keadaan ekonomi dimasa depan.
- Menyebabkan tingginya tingkat bunga dan menurunkan investasi.
- Menimbulkan masalah neraca pembayaran.

     Dampak inflasi terhadap masyarakat yaitu :
- Kesenjangan distribusi pendapatan
- Pendapatan riil merosot
- Nilai riil tabungan merosot


      Berikut adalah grafik inflasi di Indonesia pada tahun 2008-2013
















Pengangguran

Pengangguran itu bisa dibilang orang yang tidak bekerja, dan orang yang memasuki angkatan kerja itu pada usia 15-60 tahun. Banyak berbagai macam-macam tipe dalam pengangguran ini, yaitu :

-   Pengangguran Terselubung (Disguised Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena suatu alasan tertentu.

-   Setengah Menganggur (Under Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena tidak ada lapangan pekerjaan, biasanya tenaga kerja setengah menganggur ini merupakan tenaga kerja yang bekerja kurang dari 35 jam selama seminggu.

-   Pengangguran Terbuka (Open Unemployment) adalah tenaga kerja yang sungguh-sungguh tidak mempunyai pekerjaan. Pengganguran jenis ini cukup banyak karena memang belum mendapat pekerjaan padahal telah berusaha secara maksimal.


      Definisi pengangguran secara teknis adalah semua orang dalam referensi waktu tertentu, yaitu pada usia angkatan kerja yang tidak bekerja, baik dalam arti mendapatkan upah atau bekerja mandiri, kemudian mencari pekerjaan, dalam arti mempunyai kegiatan aktif dalam mencari kerja tersebut. Berdasarkan penyebab terjadinya, pengangguran dikelompokkan menjadi 7 macam:
1. Pengangguran friksional (frictional unemployment).
2. Pengangguran konjungtural (cycle unemployment).
3. Pengangguran struktural (structural unemployment).
4. Pengangguran musiman (seasonal unemployment).
5. Pengangguran siklikal
6. Pengangguran teknologi
7. Pengangguran siklus

    
     Berikut adalah grafik dari tingkat pengangguran di Indonesia.
















Hubungan antara Inflasi dengan Pengangguran dalam pertumbuhan Ekonomi.


        Didasarkan pada fakta itulah A.W. Phillips mengamati hubungan antara tingkat inflasi dan tingkat pengangguran. Dari hasil pengamatannya, ternyata ada hubungan yang erat antar inflasi dengan tingkat pengangguran, dalam arti jika inflasi tinggi, maka pengangguran akan rendah. Hasil pengamatan Phillips ini dikenal dengan Kurva Phillips. 


Berikut adalah gambar Kurva Phillips.

        Masalah utama dan mendasar dalam ketenagakerjaan di Indonesia adalah masalah upah yang rendah dan tingkat pengangguran yang tinggi. Hal tersebutdisebabkan karena, pertambahan tenaga kerja baru jauh lebih besar dibandingkan dengan pertumbuhan lapangan kerja yang dapat disediakansetiap tahunnya. 
        Pertumbuhan tenaga kerja yang lebih besar dibandingkan dengan ketersediaan lapangan kerja  menimbulkan pengangguran yang tinggi. Pengangguran merupakan salah satu masalah utama dalam jangka pendek yang selalu dihadapi setiap negara. Karena itu, setiap perekonomian dan negara pasti menghadapi masalah pengangguran, yaitu pengangguran alamiah (natural rate of unemployment).
        Mengacu pada kurva Phillips, dapat digambarkan bagaimana hubungan tingkat inflasi dan tingkat pengangguran di Indonesia. Untuk menggambarkan kurva Phillips di Indonesia digunakan data tingkat inflasi tahunan dan tingkat pengangguran yang ada. Data digunakan adalah data dari tahun 1980 hingga tahun 2005.

Kurva Phillips untuk Indonesia tahun 1980-2005.

         A.W. Phillips menggambarkan bagaimana sebaran hubungan antara inflasi dengan tingkat pengangguran didasarkan pada asumsi bahwa inflasi merupakan cerminan dari adanya kenaikan permintaan agregat. Dengan naiknya permintaan agre-gat, maka sesuai dengan teori permintaan, jika permintaan naik maka harga akan naik.
        Dengan tingginya harga (inflasi) maka untuk memenuhi permintaan tersebut produsen meningkatkan kapasitas produksinya dengan menambah tenaga  kerja (tenaga kerja merupakan satusatunya input yang dapat meningkatkan output). Akibat dari peningkatan permintaan tenaga kerja maka dengan naiknya harga-harga (inflasi) maka, pengangguran berkurang.




Minggu, 04 Januari 2015

Tata Kerja Dan Organisasi Manajemen Pada Usaha Kecil Menengah

Kata Pengantar

Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan karunia dan nikmat bagi umat-Nya. Yang mana telah membantu kelompok kami dalam menyelesaikan tugas makalah ini tepat pada waktunya. Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas dari mata kuliah Teori Organisasi Umum, karena terbatasnya ilmu yang kami punya maka makalah ini jauh dari kata sempurna. Maka dari itu kami mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari kalian semua untuk menyempurnakan makalah yang telah kami buat ini.
Tidak lupa juga kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang mana telah membantu kami dalam penyusunan makalah ini. Semoga bantuan dan bimbingan yang diberikan kepada kami mendapatkan balasan dari Allah SWT.
Dan kami berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat khususnya bagi kelompok kami dan berguna bagi orang lain atau yang membaca makalah kami ini.











                                                                                             Depok, 09 November 2014

















Daftar Isi

Kata Pengantar             ......................................................................................1
Daftar isi                      .......................................................................................2
Bab I : Pendahuluan    ...................................................................................... 3
1.1  Latar Belakang       ............................................................................................3
1.2  Rumusan Masalah .............................................................................................3
1.3  Tujuan                   ..............................................................................................3
Bab II : Pembahasan    ................................................................................................4
2.1 Pengertian Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Usaha Menengah................................. 4
2.2 Kunjungan Langsung ke Salah satu UKM ............................................................. 5
      2.2.1 Biografi Pemilik dan Jenis Usaha   ..............................................................5
       2.2.2 Sejarah Filosofi Terbentuknya Usaha   .......................................................5
      2.2.3 Produk & Jasa yang Ditawarkan     ............................................................ 5
      2.2.4 Penjualan & Promosi           ...................................................................... 5
      2.2.5 Pembagian Tugas      ..................................................................................6
       2.2.6 Modal Usaha & Profit         ..................................................................... 6
       2.2.7 Kiat-kiat dari Pemilik Toko Sebelum Mendirikan Suatu Usaha        .............. 6
      2.2.8 Harga Jual     ................................................................................................ 6
Bab III : Kesimpulan & Saran  ....................................................................................... 7
3.1 Kesimpulan              ................................................................................................. 7
3.2 Saran         .............................................................................................................. 7
















BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Usaha Kecil Menengah (UKM) mempunyai peran yang sangat penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja, usaha kecil menengah (UKM) ini juga berperan dalam pendistribusian hasil-hasil pembangunan. Sejak krisis ekonomi melanda negara kita beberapa waktu yang lalu, yang dimana banyak usaha besar yang mengalami penurunan atau bisa disebut bangkrut, justru usaha kecil menengah (UKM) ini telah membuktikan bahwa UKM lebih tangguh dalam menghadapi krisis ekonomi yang melanda negara kita dibandingkan usaha-usaha yang lebih besar. Dari kejadian tersebut harusnya usaha kecil menengah (UKM) ini harus mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah maupun masyarakat dan jangan memandang UKM dari sebelah mata saja, karena kami yakin jika usaha kecil menengah (UKM) ini lebih diperhatikan, UKM ini dapat berkembang lebih kompetitif bersama pelaku ekonomi lainnya.

Pemerintah harusnya membuat suatu kebijakan yang mana kebijakan tersebut harus mendukung penuh dalam pertumbuhan UKM. Supaya UKM-UKM yang ada bisa bersaing dengan usaha besar lainnya di era globalisasi ini. Maka dari itu, kami mengabil inisiatif untuk melakukan observasi langsung ke salah satu UKM guna untuk mengetahui mekanisme kerja di dalam UKM tersebut.


1.2  Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut :
  1.      Apa yang dimaksud Usaha Kecil Menengah dan apa sajakah kriterianya ?
  2.      Bagaimana cara pemilik Baby Shop “ABC46” dalam membagi tugas dengan karyawannya ?
  3.      Kiat-kiat apa saja yang dilakukan pemilik Baby Shop “ABC46” sebelum mendirikan usaha tersebut ?


1.3  Tujuan
Tujuan kami membuat makalah ini tidak semata mata hanya untuk menyelesaikan tugas softskil, melainkan kami juga ingin mengetahui lebih luas mengenai usaha kecil menengah dan juga kami ingin mengetahui  manjemen dan tata kerja organisasi dalam sebuah UKM.
















BAB II
PEMBAHASAN


2.1 Pengertian Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Usaha Menengah

USAHA MIKRO adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kriteria Usaha Mikro adalah sebagai berikut:
  1. Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 50 juta tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, atau
  2. Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 300 juta
USAHA KECIL adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang Perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun Tidak langsung dari Usaha Menengah atau Usaha Besar yang memenuhi kriteria Usaha Kecil sebagaimana dimaksud dalam undang-undang Nomor 20 Tahun 2008 Tentang UMKM.

Kriteria Usaha Kecil adalah sebagai berikut:
  1. Memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp 50 juta sampai dengan paling banyak Rp 500 juta tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau
  2. Memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp 300 juta sampai dengan paling banyak Rp 2,5 miliar.
USAHA MENENGAH adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Kecil atau Usaha Besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 Tentang UMKM.
Kriteria Usaha Menengah adalah sebagai berikut:
  1. Memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp 500 juta sampai dengan paling banyak Rp 10 miliar tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau
  2. Memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp 2, 5 miliar sampai dengan paling banyak Rp 50 miliar.







2.2 Kunjungan Langsung ke Salah Satu UKM
BABY SHOP “ABC 46”


2.2.1 Biografi Pemilik dan Jenis Usaha
Nama                           : Ibu Andromeda Alfa Adlina
Jenis Usaha                  : Baby Shop “ABC 46”
Alamat                                     : Ruko Kartini, Jl. Kartini No.34 Depok Lama(dekat Stasiun Depok)
Tahun Berdirinya         : Oktober 2010


2.2.2 Sejarah Filosofi Terbentuknya Usaha
Sebelum mendirikan usaha tersebut awalnya Bu Andro  ini dulunya bekerja sebagai kepala pemasaran di salah satu bank di daerah Depok. Lalu Bu Andro dipindah tugaskan ke luar  kota, berhubung Bu Andro tidak mau dipindah tugaskan ke luar kota dengan alasan tidak ingin jauh dari keluarganya, jadi Bu Andro memutuskan untuk resigned dari tempat kerjanya. Setelah itu Bu Andro mempunyai gagasan untuk membuka suatu usaha. Sebelum beliau membuka usaha beliau melakukan survei terlebih dahulu untuk menentukan usaha apa yang bagus untuk dijadikan sebuah usaha. Akhirnya usaha toko susulah yang Bu Andro pilih. Dulunya baby shop ini adalah sebuah toko susu berhubung permintaan dari pelanggan toko ini untuk menjual perlengkapan bayi, akhirnya Bu Andro memutuskan untuk menjadikan usahanya menjadi toko perlengkapan bayi dan susu, dan tokonya diberi nama dengan “ABC 46”. Nama “ABC 46” diambil dari nama awal huruf dari anak-anaknya dan 46 diambil dari nomor rumahnya.


2.2.3 Produk dan Jasa yang Ditawarkan
PRODUK
·         Menjual berbagai macam-macam susu untuk balita dan ibu menyusui, seperti : Pediasure, Dancow1+, NAN HA1, Dancow 5+, SGM, Prenagen dll.
·         Menjual berbagai perlengkapan bayi, seperti : baju bayi, kereta dorong, tas bayi, tas gendong bayi, popok bayi, peralatan mandi bayi, tempat tidur bayi, dll.
JASA
·         Pembungkusan kado.
·         Merangkai mainan bayi, tempat tidur bayi, dll


2.2.4 Penjualan & Promosi
Toko ini buka setiap senin-sabtu jam 09.00-20.00. Dan toko ini melakukan promosi melewati brosur yang datang dari klinik ke klinik, lalu cara yang paling efektif melakukan promosi itu dari pelanggan yang satu ke pelanggan yang lain. Pengunjung toko ini datang dari berbagai kalangan atas atau bawah, maka dari itu harga dari barang-barang yang dijual cukup beragam.








2.2.5 Pembagian Tugas
Pemilik toko Baby Shop ini dan karyawan ini saling membagi tugas dalam mengatur toko ini. Si pemilik melakukan pengontrolan dan pembelian barang-barang sedangkan karyawan 1 melakukan pembukuan dan berjaga di kasir, sedangkan karyawan 2 melayani pembeli. Jadi, diantara pemilik dan karyawan saling menguntungkan satu sama lain.


2.2.6 Modal Usaha dan Profit
Modal Awal : +  50 jt (untuk pembelian susu). Namun sekarang modalnya sudah mencapai +  200 jt karena sekarang usahanya tidak hanya menjual susu saja, tetapi juga sudah menjual perlengkapan bayi.
Profit : Perbulan 30-50 jt, anatara lain : Laba kotor 10 jt, setelah dikurangi serba serbi. Laba bersih sekitar 1 jt.


2.2.7 Kiat-kiat dari Pemilik Toko Sebelum Mendirikan Suatu Usaha
Menurut pemilik ada beberapa faktor yang harus kita perhatikan disaat ingin mendirikan suatu usaha, yaitu :
1.      Mencari tempat yang strategis, karena jika kita salah lokasi maka usaha kita tidak akan bisa berkembang.
2.      Usaha yang akan kita dirikan harus sesuai dengan yang kita sukai.
3.      Promosi, agar menarik pembeli.
4.      Selain itu kita harus mempunyai tekad yang bulat, karena untuk mendirikan suatu usaha tidak begitu susah dan juga tidak mudah.


2.2.8 Harga Jual
·         Produk susu untuk bayi kisaran harganya mulai dari: Rp. 25.000.- sampai Rp. 317.500.-
·         Produk perlengkapan bayi kisaran harganya mulai dari: Rp. 17.500.- sampai Rp. 1.000.000.- (sudah termasuk semua harga perlengkapan bayi)
NB : Harga-harga diatas tidak pasti, sewaktu-waktu bisa berubah.




















BAB III
KESIMPULAN & SARAN


3.1  Kesimpulan

Dari hasil observasi langsung ke salah satu UKM yang kami kunjungi kami dapat menyimpulkan bahwa sebelum kita mendirikan usaha kita harus memikirkan tentang usaha apakah yang bagus untuk dijadikan suatu usaha. Apakah nantinya usaha ini akan bisa bersaing dengan usaha yang sudah ada. Karena jika tidak memikirkan sebelumnya nantinya akan berakibat fatal atau usaha kita bisa mengalami kerugian yang besar atau yang biasa disebut bangkrut.

3.2  Saran

Jika seandainya usaha baby shop ini telah berkembang pesat, kami menyarankan agar secepatnya membuat cabang toko ini di lokasi yang lain. Supaya toko baby shop ini bisa lebih dikenal masyarakat dan juga nantinya toko ini bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Dan kami juga menyarankan agar promosi toko ini tidak hanya dari brosur ataupun dari pelanggan ke pelanggan saja, kalau bisa promosi bisa dilakukan lewat media sosial ataupun internet supaya pembelinya tidak dari dalam kota saja melainkan bisa dari luar kota maupun luar negeri.














Kamis, 20 November 2014

ISA

Pengertian ISA


    Set Instruksi (bahasa Inggris: Instruction Set, atau Instruction Set Architecture (ISA)) didefinisikan sebagai suatu aspek dalam arsitektur komputer yang dapat dilihat oleh para pemrogram. Secara umum, ISA ini mencakup jenis data yang didukung, jenis instruksi yang dipakai, jenis register, mode pengalamatan, arsitektur memori, penanganan interupsi, eksepsi, dan operasi I/O eksternalnya (jika ada).


Set Instruksi






















Karakteristik Instruksi Mesin

- Operasi dari CPU ditentukan oleh instruksi-instruksi yang dilaksanakan atau dijalankannya. Instruksi ini sering disebut sebagai instruksi mesin (mechine instructions) atau instruksi komputer (computer instructions).


- Kumpulan dari instruksi-instruksi yang berbeda yang dapat dijalankan oleh CPU disebut set Instruksi (Instruction Set).

Tipe-tipe Operand


  • Addresses
  • Numbers : – Integer or fixed point – Floating point – Decimal (BCD)
  • Characters : – ASCII – EBCDIC
  • Logical Data : Bila data berbentuk binary: 0 dan 1


Operand suatu operasi dapat berada di salah satu dari ketiga daerah berikut ini :

  1. Memori utama atau Memori virtual
  2. Register CPU
  3. Perangkat I/O




Tipe-tipe Operasi


  • Operation Code (opcode) : Menentukan operasi yang akan dilaksanakan
  • Source Operand Reference : Merupakan input bagi operasi yang akan dilaksanakan
  • Result Operand Reference : Merupakan hasil dari operasi yang dilaksanakan
  • Next instruction Reference : Memberitahu CPU untuk mengambil (fetch) instruksi berikutnya setelah instruksi yang dijalankan selesai. Source dan result operands dapat berupa salah satu diantara tiga jenis berikut ini:

  1. Main or Virtual Memory
  2. CPU Register
  3. I/O Device



Pengalamatan

      Untuk menyimpan data ke dalam memori komputer, tentu memori tersebut diberi identitas (yang disebut dengan alamat/ address) agar ketika data tersebut diperlukan kembali, komputer bisa mendapatkannya sesuai dengan data yang pernah diletakkan di sana.
      
      Teknik pengalamatan ini hampir sudah tidak diperlukan lagi oleh pemakai komputer saat ini karena hampir seluruh software yang beredar di pasaran tidak mengharuskan si pemakai menentukan di alamat mana datanya akan disimpan (semua sudah otomatis dilakukan oleh si software).

      Jadi, yang kita pelajari adalah bagaimana kira-kira si software tersebut melakukan teknik pengalamatannya, sehingga data yang sudah kita berikan dapat disimpan di alamat memori tertentu dan dapat diambil kembali dengan tepat.

Ada tiga teknik dasar untuk pengalamatan, yakni :
  1. Pemetaan langsung (direct mapping) yang terdiri dari dua cara yakni Pengalamatan Mutlak (absolute addressing) dan Pengalamatan relatif (relative addressing),
  2. Pencarian Tabel (directory look-up),
  3. Kalkulasi (calculating).

Format Instruksi

Format Instruksi

Kode operasi (op code) direpresentasikan dengan singkatan-singkatan, yang disebut mnemonic.

Mnemonic mengindikasikan suatu operasi bagi CPU.


Contoh mnemonic adalah :
- ADD   = penambahan
- SUB    = substract (pengurangan)
- LOAD = muatkan data ke memori
- Contoh representasi operand secara simbolik :
- ADD X, Y artinya tambahkan nilai yang berada pada lokasi Y ke isi register X, dan simpan hasilnya di register X.

Contoh format instruksinya :
  • Instruksi 1 alamat














  • Instruksi 2 dan 3 alamat

















Programmer dapat menuliskan program bahasa mesin dalam bentuk simbolik.

Setiap op code simbolik memiliki representasi biner yang tetap dan programmer dapat menetapkan lokasi masing-masing operand.


KESIMPULAN.

      Jadi ISA itu adalah suatu set instruksi yang berguna untuk komputer, ISA ini mencakup jenis data yang didukung. Setiap set instruksi nya memiliki nilai yang berbeda, dan memiliki tipe operator & tipe operand nya masing-masing. ISA ini juga sangat penting untuk menangani / mengendalikan komputer pada tingkat yang rumit. 


REFERENSI :

http://id.wikipedia.org/wiki/Set_instruksi

http://bendoenganhankam.blogspot.com/2013/02/karakteristik-dan-fungsi-set-instruksi.html

http://jovanangga.blogspot.com/2012/11/set-instruksi-dan-teknik-pengalamatan.html

http://adi-lecture.blogspot.com/2013/02/set-instruksi-dan-pengalamatan.html